Sebagai anak muda, pasti kamu pernah memiliki
keinginan untuk menjalankan bisnis. Sayangnya, dulu kepercayaan dirimu belum seperti
sekarang. Sedangkan saat ini, kamu ingin memulainya tapi masih bingung jenis
usaha apa yang tepat dijalankan sebagai pemula.
Untuk awal kamu dapat memulai dari hal-hal yang kamu
sukai dulu, misalnya aja kamu suka bikin kue. Nah, kamu bisa nih melanjutkannya
dengan menerima pesanan dari mulut ke mulut. Awalnya sih pasti kamu memberikan
contoh kue buatanmu kepada orang sekitar, tapi selanjutnya bisnis bisa berjalan
lho. Apalagi sekarang ini dunia udah digital, jadi cara pemasaranmu bisa
semakin luas dan berkembang.
1. Menjadi reseller barang juga bisa kamu lakukan. Toh, dengan
menjual produk-produk lain akan banyak ilmu yang bisa kamu pelajari.
Sebagai pemula, kamu memang
belum memiliki banyak pengalaman untuk berbisnis. Untuk itu, mencoba menjadi reseller dulu nggak ada salahnya kok. Meskipun
produk yang dijual adalah produk orang lain, justru ilmu pemasaran dan lainnya
kamu dapatkan lho. Misalnya aja menjadi reseller kosmetik dari suatu merek, nah kamu
bisa tahu nih jenis produk kosmetik apa yang lagi digemari dan diinginkan oleh
konsumen.
Kalau
kamu lagi memasarkan kosmetik lipstik, ternyata jenis lipstik yang kamu jual
itu udah pasaran. Dari ucapan mereka, kamu jadi tahu kalau saat ini lagi tren
lipstik matte yang
berwarna agak nude gitu. Dengan demikian, menjadi reseller membuatmu lebih dekat ke mereka lho
dan kamu jadi lebih paham apa yang diinginkan konsumen sebenarnya.
2. Kalau lingkungan tempat tinggalmu berada di dekat
kontrakan atau kos-kosan, kamu bisa nih mencoba usaha laundry.
Pasti ada aja deh pelanggannya.
Usaha laundry memang susah-susah gampang. Kenapa? Karena kamu tinggal
menyediakan mesin cuci, setrika, dan jemuran aja sebagai peralatan utamanya.
Namun, ketelitian dan kerapihanmu saat menyetrika dan melipat pakaian juga
diperlukan. Jangan sampai salah memberikan pakaian ke pelanggan ya karena
mereka bisa aja langsung kecewa. Selain itu kamu juga harus benar-benar
memikirkan limbah deterjen yang nantinya akan kamu hasilkan. FYI, bisnis laundry paling ampuh kalau kamu membukanya di sekitar kos-kosan dan
kontrakan.
3. Kamu yang kreatif mungkin sering membuat
berbagai kerajinan tangan menjadi sesuatu yang unik dan lucu. Nah, harus banget
deh mencoba kepandaianmu ini untuk berbisnis.
Karena barang yang dijual
adalah hasil kerajinan tangan, pasti memiliki keunikan tersendiri dibanding
produk-produk lainnya yang sejenis. Misalnya aja aksesoris jilbab (bros, pin,
peniti, jarum pentul), gelang, kalung, cincin, bahkan hiasan yang bisa dipajang
di rumah.
Sama
seperti makanan, kamu bisa memulainya dari mulut ke mulut kok. Setelahnya, baru
deh dipasarkan secara luas melalui dunia maya. Kamu juga bisa melakukan
kerjasama ke berbagai toko untuk menjual produk-produkmu. Kalau begini,
biasanya sih sistem bagi hasil berlaku atau produkmu dibeli dan diberikan nama
dengan nama tokonya.
4.
Yang punya kamera (semacam DSLR) tapi
sering dianggurin, sayang banget kalau gak dimanfaatkan untuk berbisnis. Kamu
bisa lho menerima order sebagai
fotografer
Punya studi foto memang membutuhkan modal yang cukup
besar. Peralatannya yang menguras isi kantong membuatmu berpikir 2 kali untuk
mewujudkannya. Untuk itu, kamu bisa nih memulainya dengan menjadi fotografer
kecil-kecilan dulu. Misalnya aja membuka jasa fotografi untuk prewedding atau buku tahunan sekolah. Lumayan lho
penghasilannya dan pemasarannya dari langkah seperti ini.





No comments:
Post a Comment